Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 September 2016

My poem 1: Bingung....

Di saat kita dihadapkan pada dua pilihan
Yang kita sukai, tapi harus memilih salah satu
Saat itulah hati ini dirasuki
Oleh berbagai rasa

          Bingung, bimbang, tak yakin
          Hatiku ragu
          Atas apa yang akan kupilih
          Sungguh, aku bingung

                   Sekarang pun aku ragu
                   Belum kutentukan pilihanku
                   Sementara itu waktu terus mengejarku
                   Bingung masih merasukiku

           Jangan biarkan bingung merasukimu
           Tepislah keraguan dalam dirimu
           Ubahlah bimbang menjadi bintang
            Pilih yang lebih menguntungkan

Sementara sang waktu terus mengejar
Tentukan pilihanmu
Sebelum kau benar-benar kecewa
Karena terlambat mengambil keputusan  
  

Kamis, 11 Februari 2016

My poem 2 : 4 bersaudara

       Ada beberapa hal yang kita dapatkan dari Hati
       Mereka semua bersahabat
       Cinta, Kasih sayang, percaya diri dan Harapan adalah 4 bersaudara
       Pertemanan, setia kawan, dan jujur adalah sebuah teman dekat

             Jika kita menanam Cinta, kita akan memanen Keluarga
             Jika kita menanam Kasih sayang, kita akan memanen Kebahagiaan
             Jika kita menanam percaya diri, kita akan memanen Keberanian 
             Jika kita menanam Harapan, kita akan memanen Kesuksesan 

Jika kita menanam Pertemanan, kita akan memanen Persahabatan
Jika kita menanam  Setia kawan, kita akan memanen Disayang Kawan
Jika kita menanam Jujur, kita akan memanen Kepercayaan

            Itulah tanaman kehidupan yang harus kita tanam di ladang hati nurani
            Kita tidak boleh menyia-nyiakan tempat kecil di hati untuk Kejahatan

Selasa, 24 November 2015

My poem 3 : perubahan bumiku

Lihatlah dirimu
Begitu anggun senyumanmu
Menebarkan pesonamu
Dengan warna-warni semua yang ada di atasmu

  Wahai bumiku
  Engkau tempat aku lahir
  Engkau tempat aku tinggal
  Engkau tempat aku bergembira

   sepanjang penelitian
   tak ada yang lebih baik darimu
   uranus yang dingin
   dan venus yang panas
   tak dapat menandingimu

     Lihatlah permukaanmu
     Dengan laut yang biru berkilau
     Gunung dengan salju-salju
     Dan hutan dengan flora dan fauna

Jumat, 30 Oktober 2015

My poem 4 : sahabat

Derasnya hujan
Mengguyur langit malam
Ku berjalan tanpa semangat
Menginjak genangan tanpa semangat
         
          Awan tak kunjung menghilang
         Dingin tak kunjung menyerah
         Hujan tak kunjung berhenti
         Kapan cuaca kan membaik?

Ketika ku mengadah
Ku melihat
Payung merah muda menaungiku
Melindungiku dari derasnya hujan

Rabu, 07 Oktober 2015

My poem 5 : hanya tinggal kenangan

ku melamun
di tengah hujan
menatap gumpalan awan
mengingat sebuah kenangan

 langit yang membiru
 membuatku teringat masa lalu
 ketika ku bermain bersama sahabatku
 dinaungi awan yang biru

kami berlari tak kenal lelah
kami tertawa bersama - sama
memandangi luasnya dunia
dan semua keindahanya

Senin, 31 Agustus 2015

My poem 6 : Alam Yang Indah

Langit yang cerah  
surya yang bersinar
berkilau menerangi seisi dunia
rumput melambai tertiup angin
alam menebarkan pesonanya

Tahukah kau kawan?
dibalik permukaannya 
danau menyimpan banyak rahasia
Di danau yang tenang
Di danau yang licin selicin kaca
Jaud di bawah sana
ikan berwarna warni berenang riang gembira
seperti sekelompok pelangi yang hidup